Rabu, 08 Februari 2012
Bandara King Abdul Aziz
Setelah musim haji tahun lalu berakhir, King Abdulaziz International Airport (KAIA) telah siap menerima jamaah umrah 2012. Pihak Bandara King Abdulaziz menyiapkan aturan baru untuk jamaah umrah tahun ini. "Peziarah yang telah memesan tiket pulang untuk keberangkatan mereka akan langsung diizinkan untuk memasuki terminal bandara," ujar Direktur Jendral Bandara King Abdulaziz International, Abdul Hameed Abal Ari.
Dia mengatakan bahwa pengaturan ini bertujuan untuk menghindari penumpukan dari jam sibuk yang mengakibatkan jamaah terbengkalai di bandara untuk waktu yang lama. Bandara King Abdulaziz, telah selesai melakukan persiapan untuk musim umrah tahun ini, dan hingga saat ini koordinasi dengan instansi pemerintah terus dilakukan pihak bandara.
Abal Ari mengutarakan bahwa pelayanan bandara untuk jamaah umrah tahun ini memiliki perbedaan dari musim haji tahun lalu dalam hal operasional. Ruang kedatangan Terminal Haji di King Abdulaziz International Airport (Kaia) akan mulai menerima jamaah haji untuk musim tujuh bulan mulai dari (1 Rabi Al-Awwal 1433 H) atau 24 Januari 2012 lalu hingga seterusnya.
Minggu, 05 Februari 2012
Masjid Al Haram
Sebagai pusat kota Makkah adalah Masjid Al-Haram, dimana didalamnya terdapat Ka'bah sebagai arah kiblat umat Islam pada waktu sholat. Masjid ini mula-mula dibangun secara permanen oleh Sayyidina Umar bin Al Khattab pada tahun 638 M.
Dari masa-ke masa Masjidil Haram selalu mengalami pembaharuan dan perluasan diprakarsai oleh raja-raja Islam yang memberi perhatian terhadap Masjidil Haram.Pembangunan besar-besaran dalam sejarah diprakarsai oleh Raja Fahd bin Abdul Aziz yang bergelar :"Pelayan Dua Tanah Haram Makkah dan Madinah".
(Dikatakan Tanah Haram karena Tanah ini diharamkan bagi umat lain, selain umat Muslim).Saat ini luas Masjid Al Haram 328.000 meter persegi dan dapat menampung 730.000 jamaah dalam satu waktu sholat berjamaah.
Ka'bah
Ka'bah merupakan kiblat sholat umat Islam.Ka'bah yang berbentuk kubus ini merupakan bangunan utama di atas bumi yang digunakan utk menyembah Allah SWT.Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Al Qur'an, Surat Ali Imran ayat 90, yang artinya :
"Sesungguhnya permulaan rumah yang dibuat manusia untuk tempat beribadah adalah rumah yang di Bakkah (Mekah), yang dilimpahi berkah dan petunjuk bagi alam semesta"
Ka'bah disebut juga Baitullah (Rumah Allah) atau Baitul 'Atiq (Rumah Kemerdekaan). Dibangun berupa tembok segi empat yang terbuat dari batu-batu besar yang berasal dari gunung-gunung di sekitar Mekah. Baitullah ini dibangun di atas dasar fondasi yang kokoh.
Ihram utk Umroh
|
Tawaf (dlm rangka Umroh)
|
Sai (dalam rangka Umroh)
|
Tahallul
|
Ihram utk Haji
|
Bermalam di Mina
|
Wukuf di Arafah
|
Bermalam di Muzdalifah
|
Melontar Jumroh Aqabah
|
Menyembelih binatang Hadyu
|
Bercukur bersih atau Memendekkan rambut
|
Tawaf Ifadah
|
Sai
|
Bermalam di Mina
|
Melontar Jumroh
|
Tawaf Wada
Pesan Terakhir Rasulullah SAW dalam Haji Terakhir
Haji WADA memiliki arti penting bagi MUSLIMIN, didalamnya ada Pesan dan Amanat KHUTBAH yang amat penting selama pelaksanaan ibadah Haji yang terakhir bari Rasulullah. Rasulullah Nabi Muhammad SAW, berda'wah selama dua puluh tiga tahun, dimulai pada saat paling sulit dan sukses mendirikan MADINAH dan merebut kembali kota suci Mekah dari tangan para penguasa KAFIR QURAISY. Rasulullah (SAW) melaksanakan ibadah haji yang terakhir pada tahun ke 10 Hijriyah dengan diikuti oleh 124,000 (seratus dua puluh empat ribu) Mukmin. Beliau (SAW) menyampaikan khutbah bersejarah di padang Arafah pada hari ke-9 bulan Dzulhijah, sambil berdiri di Jabal Rahmah, menjelang waktu shalat Dzuhur. Bilal (RA) dan Rabiah bin Khalaf mengulangi kalimat-kalimat Rasulullah (SAW) untuk para jamaah yang berada jauh dari tempat berdiri Rasulullah (SAW).
Beliau (SAW) berwasiat, "Perhatikanlah dengan seksama yang aku sampaikan kepadamu, sebab mungkin saja hari ini adalah kali terakhir pertemuanku dengan kalian semua di tempat ini. Jika kalian semua takut kepada Allah (SWT) dan mentaati Allah (SWT), Dia akan memelihara keselamatan hidupmu, harta-bendamu, dan kehormatanmu sampai tiba saatnya Dia memanggilmu kembali kepada-Nya."
Sampai disini, Nabi (SAW) bertanya kepada para jamaah, “Sudahkah aku tunaikan tugasku sebagai pembawa risalah kepada kalian? Wahai Allah, sudahkah aku tunaikan tugas yang telah Engkau amanatkan kepadaku?” Semua yang hadir serentak menjawab, “Kami bersaksi bahwasanya engkau telah menunaikan tugas risalahmu kepada kami.”
Rasulullah (SAW) melanjutkan, "Lakukan apa yang aku wasiatkan kepada kalian. Aku minta kalian mengembalikan harta orang-orang yang dititipkan kepadamu dalam bentuk aslinya dan janganlah kalian secara sengaja mengkhianati amanat yang diserahkan kepada kalian. Janganlah kalian memberlakukan riba. Islam mengharamkan pungutan riba (bunga) yang dikenakan atas beda waktu pembayaran. Namun tidak mengapa bagi kalian untuk menerima pengembalian nilai pokoknya.
Keutamaan Umroh
Setiap orang pasti merindukan tanah suci, apalagi Ka’bah di tanah haram Makkah. Di tempat tersebut ada dua aktivitas ibadah yang mulia yaitu umrah dan haji. Untuk umrah sendiri bisa dilakukan setiap saat. Sedangkan haji hanya khusus di bulan haji, bulan Dzulhijjah.
Umrah sendiri memiliki beberapa keutamaan.
1. Umrah adalah jihad sebagaimana ibadah haji.
‘Aisyah berkata,
قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ عَلَى النِّسَاءِ جِهَادٌ قَالَ « نَعَمْ عَلَيْهِنَّ جِهَادٌ لاَ قِتَالَ فِيهِ الْحَجُّ وَالْعُمْرَةُ ».
“Wahai Rasulullah, apakah wanita juga wajib berjihad?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Iya. Dia wajib berjihad tanpa ada peperangan di dalamnya, yaitu dengan haji dan ‘umroh.” (HR. Ibnu Majah no. 2901, hadits ini shahih sebagaimana kata Syaikh Al Albani).
Keutamaan Haji dan Umroh
1. Allah ta'ala berfirman :
] ولله على الناس حج البيت من استطاع إليه سبيلا ومن كفر فإن الله غني عن العلمين [
“Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah yaitu (bagi) orang yang sanggup melaksanakan perjalanan ke Baitullah. Dan barangsiapa mengingkari (kewajiban haji) maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan) dari semesta alam.” (Ali-Imran : 97)
2. Rasululloh Shallallahu'alaihi wasallam bersabda :
“Umrah ke umrah adalah penghapus dosa antara keduanya, dan haji yang mabrur tidak mempunyai pahala selain surga.” (Muttafaq alaih).
3. Rasululloh bersabda :
“Baragsiapa melakukan haji tanpa berbuat keji dan tidak fasiq, maka ia kembali tidak berdosa sebagaimana waktu ia dilahirkan oleh ibunya.” (Muttafaq alaih).
4. Rasululloh Shallallahu'alaihi wasallam bersabda :
“Ikutilah saya dalam ibadah haji kalian.” (Riwayat Muslim).
5. Segeralah melaksanakan ibadah haji jika anda sudah cukup mempunyai bekal pulang pergi tanpa perlu memikirkan pembiayaan selain haji seperti membeli hadiah, permen dan lain sebagainya karena Allah tidak menerimanya. Segeralah pergi haji sebelum jatuh sakit, miskin atau mati dalam keadaan ingkar kepada Allah, karena haji merupakan salah satu rukun Islam.
6. Harta yang dipakai untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah harus halal sehingga ibadah haji dan umrah tersebut dapat diterima oleh Allah.
7. Haram bagi wanita pergi haji tanpa disertai muhrimnya, karena Rasululloh Shallallahu'alaihi wasallam bersabda :
“Dan janganlah wanita pergi kecuali daengan muhrimnya.” (Muttafaq alaih).
8. Damailah dengan lawanmu, bayar hutangmu, nasehati keluargamu agar tidak berlebih-lebihan dalam berhias, kendaraan, makanan manisan, pemotongan kurban dan lain sebagainya, sebagaimana difirmankan dalam Al-Qur’an :
] كلوا واشربوا ولا تسرفوا[
“Makanlah, minumlah dan jangan kamu berlebih-lebihan.” (Ah-A’raf : 30).
9. Haji merupakan konferensi besar bagi umat Islam untuk saling berkenalan, berkasih-kasihan dan saling membantu untuk menyelesaikan kesulitan-kesulitan mereka dan agar mereka menyaksikan manfaat bagi mereka dalam urusan agama dan dunia.
10.Yang penting sekali, agar kamu dapat menyelesaikan kesulitan kamu dengan minta pertolongan dan berdo’a hanya kepada Allah semata. Allah berfirman :
]قل إنما أدعو ربي ولا أشرك به أحدا[
“Katakanlah : sesunguhnya aku hanya berdo’a kepada Tuhanku dan aku tidak mempersekutukan sesuatupun denganNya.” (Al-Jin : 20).
11.Umrah bisa dilaksanakan seetiap waaktu, tapi jika dilaksanakan pada bulan Ramadhan lebih utama, sebagaimana sabda Rasululloh Shallallahu'alaihi wasallam :
قال رسول الله عمرة رمضان تعدل حجة. متفق عليه.
“Umrah pada bulan Ramadhan seimbang nilainya dengan haji.” (Muttafaq alaih).
12.Shalat di masjid Ka’bah lebih baik dari seratus ribu shalat di tempat lain, sebagaimana sabda Rasululloh Shallallahu'alaihi wasallam :
صلاة في مسجدي أفضل من ألف صلاة فيما سواه من المساجد إلا مسجد الكعبة. رواه مسلم.
“Shalat di masjidku lebih utama dari seribu shalat di masjid lain kecuali masjid Ka’bah.” (Riwayat Muslim).
Sabda beliau juga :
وصلاة في المسجد الحرام أفضل من صلاة في مسجدي هذا بمائة صلاة. صحيح رواه أحمد
“Shalat di masjid haram lebih utama seeratus kali daripada shalat di masjidku.” (Riwayat Ahmad)
jadi 1000 x 100 shalat = 100.000 shalat.
13.Hendaklah anda mengerjakan haji tamattu’, yaitu umrah, lalu tahallul, kemudian haji. Berdasarkan sabda Nabi Shallallahu'alaihi wasallam :
“Wahai pengikut Muhammad, barangsiapa di antara kamu yang mengerjakan haji maka supaya memulai dengan umrah dalam hajinya ...
Sabtu, 04 Februari 2012
Labik Allah Huma Labik ....
Ya Allah, berilah aku rizki berhaji ke Baitullah Al-haram pada tahun ini dan tiap-tiap tahun, selama hidupku, dalam kemudahan, sehat wal afiat dan kelapangan rizki. Janganlah Engkau luputkan aku dari berziarah kepada Nabi-Mu dan Keluarga Nabi. Limpahkanlah kepadaku segala kebutuhan Dunia Akhirat.
Ya Allah, sungguh aku bermohon kepada-Mu agar Qadha dan Qadar yang sudah tertulis pada Lailatul Qadar tidak diganti lagi, yaitu ketetapan Haji ke Baitullah Al-Haram. Haji yang mabrur, usaha yang diterima, dosa yang diampuni dan kesalahan yang dihapuskan.
Jadikan juga dalam ketentuan-Mu berupa umur yang panjang, rizki yang lapang, amanat yang tertunaikan dan hutang yang terbayarkan.
Amin Yaa Rabbal alamin.
Langganan:
Postingan (Atom)



